PKB Nyatakan Terima Kerja Sama Politik dengan Partai NasDem, Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya Bubar

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 2 September 2023 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar. (Facebook.com/@A Muhaimin Iskandar )

Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar. (Facebook.com/@A Muhaimin Iskandar )

HEIJAKARTA.COM – Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco menjelaskan pada akhirnya kerja sama politik antara Partai Gerindra dengan PKB dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) otomatis bubar.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Setelah PKB menyatakan menerima kerja sama politik dengan Partai NasDem pada Pilpres 2024.

“Dengan dinamika yang terjadi serta terhadap keputusan yang telah diambil oleh PKB.”

“Sehingga otomatis menyebabkan kerjasama politik gerindra dan PKB berakhir atau koalisi KKIR menjadi bubar dengan sendirinya,” kata Sufmi Dasco.

Dia menyebut bahwa Partai Gerindra pun menghormati sikap politik yang diambil oleh PKB tersebut.

Baca artikel lainnya di sini: Cak Imin Tanggapi Soal Perubahan Nama Parpol Pendukung Prabowo Menjadi Koalisi Indonesia Maju

“Pada prinsipnya kami menghormati, mengucapkan selamat berjuang, serta mengajak untuk bersama-sama.”

“Menjaga iklim pemilu yang akan datang dengan sejuk dan damai, agar Pemilu 2024 berlangsung aman dan lancar,” ucap Sufmi Dasco.

Terkait dinamika kerja sama politik yang dijalin antara Partai Gerindra dengan PKB usai bertambahnya Partai Golkar dan PAN untuk mengusung Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden (capres) pada Pilpres 2024.

“Bahwa dalam praktiknya, kerja sama politik antara Partai Gerindra dan PKB belum ada yang berubah terutama dalam hal penentuan capres dan cawapres”.

“Karena baik Partai Golkar maupun PAN menyerahkan pemilihan (bakal) wapres sepenuhnya kepada Prabowo Subianto,” kata Sufmi Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 1 September 2023.

Sufmi Dasco lantas menjelaskan bahwa pemberian nama Koalisi Indonesia Maju (KIM) pada perayaan HUT PAN, Jakarta, Selasa (28/8/2023).

Bukan berarti membubarkan kerja sama politik yang dijalin antara Partai Gerindra dan PKB.

“Pemberian nama Koalisi Indonesia Maju bukan berarti membubarkan kerja sama politik antara Gerindra dan PKB, serta menghilangkan hak PKB,” ucap Sufmi Dasco.

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

Sebab, lanjut dia, perubahan nama itu sejati-nya bertujuan solidkan empat partai politik yang berkoalisi mengusung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada Pilpres 2024.

“Bahkan dalam pidatonya Pak Prabowo menyampaikan soal cawapres akan dibicarakan bersama dengan cara musyawarah mufakat, serta secara khusus akan dibicarakan bersama Pak Muhaimin,” ujar Sufmi Dasco.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Sufmi Dasco menjelaskan bahwa penamaan Koalisi Indonesia Maju itu terjadi secara spontan pada momen perayaan HUT PAN

Karena Prabowo melihat ada penambahan dua partai politik dalam koalisi yang baru bergabung yaitu PAN dan Partai Golkar pada 13 Agustus lalu, di samping PBB.

Investor yang serius bisa mendapatkan 100% kepemilikan media online dengan nama domain super cantik ini. Silahkan ajukan penawaran harganya secara langsung kepada owner media ini lewat WhatsApp: 08557777888.

Pemberian nama Koalisi Indonesia Maju, tambah Sufmi Dasco, diberikan setelah Prabowo memberitahu secara singkat dan meminta persetujuan.

Kepada Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra, serta Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar pada momen perayaan HUT PAN.

“Juga kepada Pak Muhaimin yang datang sedikit terlambat, dan saat itu Pak Muhaimin tidak menyatakan keberatan-nya atas pemberian nama Koalisi Indonesia Maju oleh Pak Prabowo.

yang mengacu bahwa semua partai koalisi adalah bagian dari Kabinet Indonesia Maju yang sama-sama bertujuan melanjutkan program Pak Jokowi.

Sehingga pemilihan nama itu langsung diumumkan saat kata sambutan dari Pak Prabowo,” paparnya.

Lebih lanjut, Dasco menyebut tidak pernah menanggapi pernyataan elite PKB maupun Cak Imin yang merasa tak pernah diberitahu tentang nama koalisi yang baru tersebut.

“Atau kemudian menganggap KKIR dibubarkan karena ada nama koalisi yang baru, semata untuk menjaga soliditas koalisi,” ucap Sufmi Dasco.

Sebaliknya, lanjut dia, Partai Gerindra tidak akan pernah melanggar perjanjian yang telah tertulis antara Partai Gerindra dan PKB.

Serta tidak pernah mengkhianati dan meninggalkan kawan seperjuangan.***

Berita Terkait

Majelis Dakwah Islamiyah Deklarasikan Dukung Ahmed Zaki Iskandar Sebagai Bacagub di Pilkada DKI
PDI Perjuangan Usulkan Prasetyo Edi Marsudi Maju dalam Kontestasi Pemilihan Gubernur DKI Jakarta
Menangkan Pilkada 2024, Sejumlah Pers Daerah dari Pulau Sumatera hingga Pulau Papua Siap Kolaborasi
Tenaga Ahli Utama KSP Respons Terkait PDI Perjuangan Tak Undang Presiden Jokowi di Rakernas
Di Kediaman Kertanegara, Jakarta Selatan, Prabowo Sambut Sambut Hangat Kedatangan Surya Paloh
Partai Golkar Tugaskan Ridwan Kamil Maju Sebagai Bakal Calon pada Pemilihan Kepala Daerah 2024
3 Formulir Sudah Diambil Bakal Calon Saat Buka Pendaftaran Wali Kota Depok untuk Pilkada 2024
Dikabarkan Incar Kursi Ketua Umum PDI Perjuangan yang Kini Diduduki Megawati, Jokowi Beri Tanggapannya
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 16 Mei 2024 - 09:43 WIB

NDX AKA, Hindia, Tipe-X dan Banyak Lagi di Festival Lagu Laguan 2024!

Rabu, 15 Mei 2024 - 10:25 WIB

Terkait Aliran Uang Syahrul Yasin Limpo untuk Biaya Entertainment, KPK Dalami Penyanyi Nayunda Nabila

Kamis, 28 Maret 2024 - 20:15 WIB

Line Up HeyFest! 2024: Festival Musik yang Membuat Penonton Terpesona

Selasa, 23 Januari 2024 - 18:59 WIB

Siapkan Diri untuk Malam Ajaib! Pesan Tiket Sounds of Celebration – Weird Genius dengan Wish Project!

Minggu, 14 Januari 2024 - 15:50 WIB

Tingkatkan Aksesibilitas, Moon Fest 2.0 Sediakan Area Khusus untuk Difabel dan Ibu Hamil!

Senin, 6 November 2023 - 20:53 WIB

SOUL KONSER: Tempat Berkumpulnya Pecinta Musik Beragam Genre

Jumat, 3 November 2023 - 01:15 WIB

Harga Tiket dan Final Lineup Muda Mudi Fest 1.0: Simak Daftar Musisi yang Akan Tampil!

Rabu, 1 November 2023 - 15:05 WIB

Beri Keterangan Palsu Soal Celine Evangelista, Amelia Sabara Bisa Dituntut Balik Pencemaran Nama Baik

Berita Terbaru