Yusril Ihza Mahendra: MK Mestinya Menolak Tetapkan Batas Usia Maksimal Capres Cawapres

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 20 Oktober 2023 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menhan RI Prabowo Subianto menerima kunjungan Menteri BUMN sekaligus Ketua Umum PSSI Erick Thohir. (Foto Dok. Tim Media Prabowo)

Menhan RI Prabowo Subianto menerima kunjungan Menteri BUMN sekaligus Ketua Umum PSSI Erick Thohir. (Foto Dok. Tim Media Prabowo)

HEIJAKARTA.COM – Mahkamah Konstitusi (MK) saat ini sedang menghadapi perkara No. 102/PUU-XXI/2023 yang meminta MK untuk membatasi usia calon Presiden dan Wakil Presiden menjadi maksimal 70 tahun.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Apabila permohonan untuk menguji pasal 167 dalam UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu ini diterima, maka ini akan berpotensi menutup peluang bagi Prabowo Subianto, yang saat ini berusia 73 tahun, untuk mencalonkan diri sebagai Presiden dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, Jakarta, (20/10/23).

Pengacara dan politisi senior Yusril Ihza Mahendra telah secara tegas menyuarakan pendapatnya terkait perkara ini.

Ia mempertanyakan kewenangan MK untuk menentukan batas usia maksimal bagi calon Presiden dan Wakil Presiden.

Yusril menekankan bahwa penetapan usia dalam jabatan apapun adalah ranah pembentukan undang-undang, dan dalam hal ini, kewenangan tersebut ada di tangan Presiden dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Ia menilai bahwa masalah usia ini tidak memiliki aspek konstitusional yang perlu dipertimbangkan oleh MK, karena berapapun batas usia yang ditetapkan oleh undang-undang tidak akan bertentangan dengan Undang-Undang Dasar 1945, selama seseorang yang mencalonkan diri dianggap dewasa menurut hukum.

Yusril menekankan pentingnya MK untuk tetap berpegang pada asas ini, agar tidak menciptakan putusan yang kontroversial dan berpotensi menimbulkan masalah di masa depan.

Menjawab pertanyaan seputar apakah pandangan Yusril memiliki unsur kepentingan politik, mengingat ia juga merupakan anggota Koalisi Indonesia Maju (KIM), Yusril menyatakan bahwa pandangannya bersifat sejalan, baik dari perspektif akademis maupun politik.

Sebagai Ketua Partai Bulan Bintang (PBB) yang memimpin KIM, Yusril menganggap tugasnya adalah memastikan bahwa konstitusi dan hukum ditegakkan dengan adil dan benar.

Yusril menekankan bahwa dalam konteks politik, hukum dan konstitusi harus tetap menjadi landasan yang tidak bisa diganggu gugat.

Ia juga mencatat bahwa Prabowo Subianto, dalam pernyataannya sebelumnya, telah menegaskan komitmen KIM untuk menegakkan hukum dan konstitusi secara adil dan jujur, dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan mencapai visi Indonesia Emas pada tahun 2045.

Pendapat Yusril tentang pentingnya menjaga proses hukum dan konstitusi yang adil, terlepas dari pertimbangan politik, menjadi cerminan komitmen yang ia pegang dan juga yang dipegang oleh Koalisi Indonesia Maju dalam memimpin negeri ini menuju masa depan yang lebih baik.

Berita Terkait

Tak Usung Kader Internalnya untuk Maju di Pilkada DKI Jakarta 2024, Partai NasDem Ungkap Alasannya
Presiden Jokowi dan Presiden Terpilih Prabowo Subianto Tak Hadiri Acara PKB, Begini Alasannya
Pilgub Jakarta 2024, Partai Golkar Usulkan Kaesang Pangarep dan Jusuf Hamka Maju di Pilkada DKI Jakarta
Pilgub Jakarta 2024, Partai Golkar Usulkan Kaesang Pangarep dan Jusuf Hamka Maju di Piĺkada DKI Jakarta
Airlangga Hartarto Tanggapi Wacana Duet Anies Baswedan dan Kaesang Pangarep di Pilkada DKI Jakarta
Salah Satunya Dailami Firdaus, Bamus Suku Betawi 1982 Usulkan 5 Nama Cagub atau Wagub DKI Jakarta
Partai Gerindra Tanggapi Pernyataan PKS Soal Ditawari Koalisi untuk Posisi Cawagub Ridwan Kamil
Beredar Lagi Nama-nama yang Diprediksi akan Jadi Menteri Kabinet Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Minggu, 21 Juli 2024 - 19:10 WIB

Diinisiasi KKB, Panggung Musik Hiburan JTS Kemayoran Bangkit, Ada Live Musik Dangdut, Slow Rock dan Pop

Kamis, 18 Juli 2024 - 21:16 WIB

Dewan Ungkap Birokrasi ASN Pemprov DKI Saat Ini Baik-baik Saja, Tidak Ada Yang Cemburuan Tuh

Selasa, 16 Juli 2024 - 21:57 WIB

Redam Tawuran Antar Warga Pegangsaan dan Menteng, Ini Yang Dilakukan DPC PPBNI Satria Banten Jakpus Mengedukasi dan Menggelar Aksi Bersih – bersih Fasum dan BBM Proklamasi

Selasa, 16 Juli 2024 - 14:43 WIB

WNA Asal Vietnam dan Tiongkok Diduga Lakukan Kegiatan Prostitusi Online, Diamankan Pihak Imigrasi

Minggu, 14 Juli 2024 - 18:31 WIB

Lurah Baru Bereaksi Gerakan Warga Kebon Kacang dan Pasukan Warna – warni Kecamatan Tanah Abang Bersihkan Selokan Got

Sabtu, 6 Juli 2024 - 22:06 WIB

Besok Kelurahan CPT Gelar Nanem Pohon, Jalan Sehat, Kuliner dan Panggung Hiburan, Dekot: Pasti Meriah dan Keren

Minggu, 30 Juni 2024 - 02:34 WIB

Serentak Padamkan Lampu, Kasudin LH Jakpus Sebut Aksi Hemat Energi Dalam Rangkain HLH

Jumat, 28 Juni 2024 - 18:37 WIB

Diiringi Doa Bersama, Haul ke – 5 Seniman Musik Cello Alm. Jassin Burhan Berlangsung Ramai

Berita Terbaru