Pemerintah Kerjanya Pada Merem, Jalan Kebanggaan Menuju Kantor Pelayanan Warga Berubah Fungsi Jadi Lapak-lapak Pedagang

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 14 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HEIJAKARTA.COM – Parah, dari dulu, Fasilitas Umum (Fasum) trotoar atau pedestrian di wilayah Jakarta Pusat (Jakpus) menjadi kumuh, semrawut dan awut-awutan lantaran berubah fungsi menjadi lapak-lapak pedagang dan lapak parkir seperti di kawasan, Jalan Rawasari Selatan, Cempaka Putih, Jakarta Pusat (Jakpus).

Pasalnya, pembiaran ini menandakan, Pemerintah tidak bekerja serius tentang penataan kawasan dan penegakan Peraturan Daerah (Perda) Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum).

Dewan Kota (Dekot) Kecamatan Cempaka Putih, Bayu Sudarmadji saat dihubungi mengungkapkan bicara tentang penataan kawasan semestinya Pemerintah setempat dan Satpol PP tegas menerapkan Perda nomor: 8 tahun 2007 tentang Trantibum. Terlebih, kata dia, kawasan tersebut merupakan jalan kebanggaan menuju ke kantor pelayanan warga Cempaka Putih yang diantaranya, ada sekolah, rumah sakit, tempat ibadah, pasar dan kantor pemerintah.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di Jakpus banyak Fasum berubah fungsi dan bukan menjadi rahasia lagi. Semestinya jangan dibiarkan karena jika tambah banyak lapak-lapak akan sulit ditertibkan,” tegas Bayu, Selasa (14/11/2023).

Untuk diketahui, Lapak-lapak pedagang dan parkir serupa juga tambah ramai di samping kantor pelayanan warga Kecamatan Kemayoran, Jalan Serdang Baru I, Serdang, Kemayoran, Jakpus.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Jakpus, Chaidir dikonfirmasi tentang kawasan jalan kebanggaan menuju kantor pelayanan warga yang semrawut dengan lapak-lapak pedagang ketika dihubungi telepon belum menanggapi.

“Pak Aspem DKI, Wali Kota Jakpus menertibkan lapak-lapak tersebut karena pedagang tambah banyak berdiri di Fasum yang seharusnya hak pejalan kaki dan Pemerintah kerjanya pada merem padahal berdekatan dengan kantor pelayanan warga,” ungkap Budi Tokoh Jakpus. (ir). ***

Penulis : ir

Editor : Irvan siagian

Berita Terkait

Tamsil Linrung: Seorang Sahabat, Orang Tua, dan Guru
Arabic Global School Jakarta Meriahkan Hari Bahasa Arab Sedunia
Penumpang Lion Air Ancam Bawa Bom, Penerbangan JT 308 Tertunda Tiga Jam
Langit Jakarta Diobok-obok: BNPB Tebar Garam, Banjir Tak Juga Surut
Disiksa Ayah di Surabaya, Dibuang di Pasar Jakarta: Derita Bocah 7 Tahun Tanpa Dosa Berlanjut
Tiga Juru Parkir Diringkus Usai Aniaya Sopir Taksi di Blok M, Gara-gara Ucapan yang Pancing Emosi
CEO Persebaya Azrul Ananda Temui Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Usai Gowes Surabaya – Jakarta
Polres Jaktim Tanggapi Tudingan Akun Mendos Terkaít Penangkapan Mahasiswa dan Tebusan Rp12 Juta

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 12:40 WIB

Tamsil Linrung: Seorang Sahabat, Orang Tua, dan Guru

Selasa, 16 Desember 2025 - 18:41 WIB

Arabic Global School Jakarta Meriahkan Hari Bahasa Arab Sedunia

Senin, 4 Agustus 2025 - 14:28 WIB

Penumpang Lion Air Ancam Bawa Bom, Penerbangan JT 308 Tertunda Tiga Jam

Rabu, 9 Juli 2025 - 10:18 WIB

Langit Jakarta Diobok-obok: BNPB Tebar Garam, Banjir Tak Juga Surut

Kamis, 12 Juni 2025 - 10:01 WIB

Disiksa Ayah di Surabaya, Dibuang di Pasar Jakarta: Derita Bocah 7 Tahun Tanpa Dosa Berlanjut

Berita Terbaru

Info Jakarta

Tamsil Linrung: Seorang Sahabat, Orang Tua, dan Guru

Jumat, 24 Apr 2026 - 12:40 WIB