Pemerintah Kerjanya Pada Merem, Jalan Kebanggaan Menuju Kantor Pelayanan Warga Berubah Fungsi Jadi Lapak-lapak Pedagang

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 14 November 2023 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HEIJAKARTA.COM – Parah, dari dulu, Fasilitas Umum (Fasum) trotoar atau pedestrian di wilayah Jakarta Pusat (Jakpus) menjadi kumuh, semrawut dan awut-awutan lantaran berubah fungsi menjadi lapak-lapak pedagang dan lapak parkir seperti di kawasan, Jalan Rawasari Selatan, Cempaka Putih, Jakarta Pusat (Jakpus).

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Pasalnya, pembiaran ini menandakan, Pemerintah tidak bekerja serius tentang penataan kawasan dan penegakan Peraturan Daerah (Perda) Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum).

Dewan Kota (Dekot) Kecamatan Cempaka Putih, Bayu Sudarmadji saat dihubungi mengungkapkan bicara tentang penataan kawasan semestinya Pemerintah setempat dan Satpol PP tegas menerapkan Perda nomor: 8 tahun 2007 tentang Trantibum. Terlebih, kata dia, kawasan tersebut merupakan jalan kebanggaan menuju ke kantor pelayanan warga Cempaka Putih yang diantaranya, ada sekolah, rumah sakit, tempat ibadah, pasar dan kantor pemerintah.

“Di Jakpus banyak Fasum berubah fungsi dan bukan menjadi rahasia lagi. Semestinya jangan dibiarkan karena jika tambah banyak lapak-lapak akan sulit ditertibkan,” tegas Bayu, Selasa (14/11/2023).

Untuk diketahui, Lapak-lapak pedagang dan parkir serupa juga tambah ramai di samping kantor pelayanan warga Kecamatan Kemayoran, Jalan Serdang Baru I, Serdang, Kemayoran, Jakpus.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Jakpus, Chaidir dikonfirmasi tentang kawasan jalan kebanggaan menuju kantor pelayanan warga yang semrawut dengan lapak-lapak pedagang ketika dihubungi telepon belum menanggapi.

“Pak Aspem DKI, Wali Kota Jakpus menertibkan lapak-lapak tersebut karena pedagang tambah banyak berdiri di Fasum yang seharusnya hak pejalan kaki dan Pemerintah kerjanya pada merem padahal berdekatan dengan kantor pelayanan warga,” ungkap Budi Tokoh Jakpus. (ir). ***

Penulis : ir

Editor : Irvan siagian

Berita Terkait

Lima Calon Bertarung Pildekot Kelurahan Paseban, Incumben Sanusi Menang Dengan Angka Telak
Demi Kawal Asmas, Masyarakat Bungur Berharap Ada Calon Dekot Yang Tukang Gebrak, Forum RT/RW Sindir Penyelenggara Pildekot Masa Nggak Ada Anggaran
Bismillah Om Delman Maju Lagi: Saya Mengabdi Untuk Wilayah Karena Mendapat Suport dan Dukungan
Suksesnya IAS Party 2024: Kolaborasi Harmonis Siswa, Guru, dan Orangtua
ASN dan Warga Gelar Aksi Bersih-bersih Lingkungan di 5 Lokasi, Dekot Bang Uci: Kalau Bukan Kita Siapa Lagi yang Bersihkan Lingkungan
Forum Komunikasi LSP ASTRA Group Jadi Platform Diskusi Strategis tentang LSP dan Sertifikasi
30 M3 Sampah Diangkut Pasukan Oranye di 5 Lokasi, Bang Uci: Mari Kita Budayakan Gotong Royong Membersihkan Lingkungan
Polisi Tetapkan Tegar Rafi Sanjaya Tersangka, Pelaku Penganiayaan Taruna Hingga Tewas di STIP Marunda
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 9 Mei 2024 - 09:26 WIB

Badan Pangan Nasional Berharap Chef dan Nutrisionis Terlibat dalam Program Makan Siang Gratis

Selasa, 7 Mei 2024 - 07:12 WIB

Airlangga Hartarto Minta Inggris Kedepankan Praktik Dagang yang Inklusif Saat Bertemu Menteri Nusrat Ghani

Sabtu, 4 Mei 2024 - 10:36 WIB

Kolaborasi Mampu Redam Laju Inflasi Terutama Sektor Pangan, Bapanas Tanggapi Inflasi Pangan di April 2024

Selasa, 30 April 2024 - 14:39 WIB

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia Sebut 5 Besar Negara Realisasi Investasi pada Kuartal I 2024, Singapura Terbesar

Selasa, 30 April 2024 - 13:20 WIB

BNI Salurkan Kredit Hijau Sebesar Rp67,4 Triliun per Maret 2024, 14,2 Persen dari Keseluruhan Wholesale Loan

Sabtu, 20 April 2024 - 09:53 WIB

IFC akan Perluas Operasinya di Indonesia, Begini Tanggapan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati

Kamis, 18 April 2024 - 09:08 WIB

Begini Tanggapan Bos Apple Saat Presiden Jokowi Minta Bangun Pabrik Manufaktur Apple di Indonesia

Kamis, 4 April 2024 - 10:39 WIB

Indonesia Disebut Tempati Peringkat Negara Ketujuh dalam Hal Jumlah Investor Aset Kripto Terbanyak

Berita Terbaru