HEIJAKARTA.COM – Satgas Pangan Polri terus menjaga ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadan dengan rutin.
Dengan mlakukan pengecekan bersama stakeholder terkait, hal ini untuk menstabilkan harga.
Upaya ini dilakukan dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif untuk mengantisipasi persoalan pasokan dan distribusi pangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan hal tersebut kepada wartawan, Rabu (6/3/2024).
“Pengecekan stok beras dan harga bahan pokok penting lainnya merupakan bagian dari upaya Polri bersama Satgas Pangan dan stakeholder.”
“Dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat,” ujar Trunoyudo
Baca artikel lainnya di sini : Prabowo Subianto Terima Kunjungan Duta Besar Korea Selatan Lee Sang-Deok, Bahas Kerja Sama
Baca Juga:
Permainan Indah Sepak bola: Hisense Ajak Penggemar dalam Pengalaman Interaktif FIFA World Cup 2026™
Ajang “The Hue of China – Chinese Peasant Painting Exhibition” Sukses Memikat Pengunjung di Jakarta
Lima Terobosan Teknologi: Huawei Luncurkan Platform ESS “Grid-Forming” Generasi Baru LUTERRA™
Menurut Trunoyudo, Polri juga telah memastikan Polda melakukan pengecekan ketersediaan bahan pokok.
Selain itu, melakukan peninjauan ke pasar di wilayah masing-masing guna menjaga dan menjamin stabilitas ketersediaan bahan pokok.
Lihat juga konten video, di sini: Calon Presiden Prabowo Subianto Ingin Pemerintahannya Fokus ke Lapangan Kerja dan Efisiensi
“Harapannya dapat menjadikan stabilitas harga bahan pokok penting di masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga:
Malahayati Consultant Padukan Seni, Musik, dan Literasi di Momenta Festival 2026
Solusi Praktis Warga Jakarta Pusat, Classic Spa & Massage Hadirkan Pijat Panggilan 24 Jam
Di samping mengupayakan untuk menekan harga beras yang naik, Trunoyudo turut mengimbau agar masyarakat terus menjaga keamanan dan ketertiban.
“Satgas pangan Polri dan jajaran akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait.”
“Khususnya Tim Penanggulangan Inflasi Daerah atau (TPID) dengan program pasar murah untuk dapat menekan harga beras,” tukasnya.***
Artikel di atas juga sudah dìterbitkan di portal berita ekonomi & bisnis Pangannews.com
Sempatkan juga untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Terkinipost.com dan Mediaemiten.com








