XTransfer Tampilkan Solusi Pembayaran Lintasnegara di INDO INTERTEX & INATEX 2026, Dukung UKM Tekstil

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Indonesia, 17 April 2026 /PRNewswire/ — XTransfer, platform pembayaran B2B lintasnegara yang terkemuka di dunia, tampil di ajang pameran industri tekstil terbesar di Asia Tenggara—Indonesia International Textile & Garment Machinery Exhibition (INDO INTERTEX) dan Indonesia International Textile Materials & Accessories Exhibition (INATEX). Melalui solusi pembayaran lintasnegara yang profesional, aman, dan efisien, XTransfer membantu usaha kecil dan menengah (UKM) tekstil global mengelola arus kas serta menghadapi kompleksitas proses perdagangan internasional.

XTransfer joins in INDO INTERTEX in Indonesia
XTransfer joins in INDO INTERTEX in Indonesia

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berlangsung di Jakarta, INDO INTERTEX & INATEX 2026 melibatkan ratusan peserta dari sektor mesin tekstil, bahan baku, bahan pewarna, bahan kimia, hingga manufaktur pakaian. Sebagai penghubung antara Tiongkok, Indonesia, dan kawasan RCEP, pameran ini mencerminkan kuatnya permintaan domestik serta potensi ekspor Indonesia. Namun, pelaku UKM masih menghadapi berbagai tantangan, seperti siklus penyelesaian transaksi yang lama, keterbatasan dukungan mata uang lokal, tingginya biaya kepatuhan regulasi, serta ketergantungan pada jalur informal—berdampak pada arus kas dan stabilitas rantai pasok.

XTransfer menjawab tantangan tersebut dengan menggandeng lembaga keuangan berlisensi dan bank lokal untuk menyediakan infrastruktur pembayaran lintasnegara B2B yang terintegrasi. Platform ini mendukung transaksi dan penyelesaian pembayaran dalam mata uang lokal seperti rupiah sehingga mengurangi kerugian akibat nilai tukar, mempercepat transfer dana, dan meningkatkan efisiensi keuangan secara keseluruhan. Dengan memenuhi standar kepatuhan global, XTransfer juga memastikan transaksi yang transparan dan mudah dilacak guna mengurangi risiko pembayaran lintasnegara.

Di ajang tersebut, tim XTransfer berinteraksi langsung dengan berbagai perusahaan tekstil dan garmen, sekaligus menunjukkan proses pembukaan akun yang cepat, penerimaan pembayaran yang efisien, serta pelaporan transaksi yang sesuai regulasi. Donny, importir mesin tekstil dari Indonesia, mengatakan, "XTransfer membantu kami melakukan pembayaran langsung dalam mata uang lokal. Dengan demikian, transaksi menjadi lebih transparan dan efisien. Efisiensi kerja sama kami dengan pihak pemasok asal Tiongkok bahkan meningkat lebih dari dua kali lipat." Sementara itu, Li, pengekspor tekstil dari Zhejiang, Tiongkok, menilai dukungan XTransfer terhadap berbagai mata uang di Asia Tenggara, serta fitur penyelesaian dana di hari yang sama mampu meningkatkan keamanan dan efisiensi transaksi.

Ke depan, XTransfer berencana memperluas jangkauan di Asia Tenggara, memperkuat kapabilitas pembayaran lokal, serta memperdalam ekosistem kemitraan di berbagai sektor ekspor utama, seperti tekstil, elektronik, produk rumah tangga, dan perangkat keras. Platform ini menargetkan pemberdayaan UKM, optimalisasi rantai pasok, serta peningkatan integrasi dalam jaringan perdagangan global.

Berita Terkait

Laporan IDC: Angka Penjualan Robot Vacuum Dreame Tumbuh Lebih dari 100%, Perkuat Kepemimpinan di Asia Tenggara lewat Peluncuran X60 Ultra
Liu Yifei Jadi “Global Brand Ambassador (Smart Large Home Appliances)”, Dreame Catat Penjualan Impresif di Asia Tenggara
Sigenergy Resmi Melantai di Bursa Efek Hong Kong, Didukung Investor Global Terkemuka
Pedoman Pertama tentang Penanganan Neuropati Perifer untuk Apoteker di Asia Pasifik
CGTN: Pertukaran Budaya Mempererat Hubungan Persahabatan Tiongkok-Vietnam
AESC dan NEXTES Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pasokan Sel Penyimpanan Energi 1,5 GWh, Pesanan dengan Volume Terbesar di Jepang pada 2026
Krisis Pinjol Indonesia: Tembus Rp100 Triliun, Ini Cara FLIN Bantu Keluar dari Siklus Utang
Kekurangan tenaga kerja dan risiko penggajian menghambat pertumbuhan bisnis: Remote menemukan bahwa 72% bisnis di seluruh dunia telah gagal mencapai target-target utama

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 13:28 WIB

Laporan IDC: Angka Penjualan Robot Vacuum Dreame Tumbuh Lebih dari 100%, Perkuat Kepemimpinan di Asia Tenggara lewat Peluncuran X60 Ultra

Jumat, 17 April 2026 - 12:50 WIB

XTransfer Tampilkan Solusi Pembayaran Lintasnegara di INDO INTERTEX & INATEX 2026, Dukung UKM Tekstil

Jumat, 17 April 2026 - 08:46 WIB

Liu Yifei Jadi “Global Brand Ambassador (Smart Large Home Appliances)”, Dreame Catat Penjualan Impresif di Asia Tenggara

Jumat, 17 April 2026 - 07:18 WIB

Sigenergy Resmi Melantai di Bursa Efek Hong Kong, Didukung Investor Global Terkemuka

Jumat, 17 April 2026 - 07:10 WIB

Pedoman Pertama tentang Penanganan Neuropati Perifer untuk Apoteker di Asia Pasifik

Berita Terbaru