Premerintah akan Bentuk Badan Organisasi Integrasi Transportasi di Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 28 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stasiu Kereta Api. (Facbook.com/@KAI121)

Stasiu Kereta Api. (Facbook.com/@KAI121)

HEIJAKARTA.COM – Premerintah akan membentuk badan organisasi integrasi transportasi.

Badan tersebut akan mengatur integrasi moda transportasi di Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jabodebek).

Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi Luhut Pandjaitan mengatakan hal itu, Rabu, 27 September 2023.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tadi Presiden meminta kami untuk mengintegrasikan sistem moda di Jakarta, Jabodebek.”

“Jangan pecah-pecah ada BUMN, ada Pemda, ada pusat, jadi bagaimana sistem angkutan terintegrasi ini dibuat dalam satu organisasi,” kata Luhut Pandjaitan.

Luhut Pandjaitan mengatakan itu saat memberikan keterangan pers usai mengikuti rapat terbatas terkait integrasi moda transportasi publik.

Rapat tersebut dipimpin Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta,

Luhut Pandjaitan menyebut Presiden memintanya untuk membentuk organisasi tersebut dalam waktu dekat ini.

“Jadi sekarang Presiden memerintahkan selama satu bulan untuk menyusun struktur organisasinya,” ujarnya.

Luhut Pandjaitan menekankan tentang pentingnya integrasi moda transportasi, agar mengurangi jumlah masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi.

Nantinya, juga akan dibahas terkait pembayaran transportasi yang terintegrasi dengan pembelian bulanan (karcis bulanan untuk semua moda transportasi).

“Nanti bagaimana orang bisa beli karcis gratis, karcis terusan, terusan, nanti karcis bulanan untuk satu angkutan.”

“Misalnya dari Bogor, kemudian naik LRT terus nanti mungkin campur dengan bus TransJakarta dan seterusnya,” ujarnya.

“Atau dari Bandung naik, apa namanya itu, speed train ke Jakarta langsung LRT, langsung nanti bus.”

“Jadi intinya kita akan mengurangi penggunaan kendaraan, kendaraan pribadi dengan mendorong perbaikan kendaraan-kendaraan publik yang dibuat nyaman,” ucapnya.

Terkait karcis bulanan tersebut, nantinya akan dilakukan pendalaman terkait semua permasalahan yang ada didalamnya.

Luhut Pandjaitan memastikan, kebijakan tersebut nantinya juga akan meminta pendapat publik dan semua pihak terkait.***

Berita Terkait

Arabic Global School Jakarta Meriahkan Hari Bahasa Arab Sedunia
Penumpang Lion Air Ancam Bawa Bom, Penerbangan JT 308 Tertunda Tiga Jam
Langit Jakarta Diobok-obok: BNPB Tebar Garam, Banjir Tak Juga Surut
Disiksa Ayah di Surabaya, Dibuang di Pasar Jakarta: Derita Bocah 7 Tahun Tanpa Dosa Berlanjut
Tiga Juru Parkir Diringkus Usai Aniaya Sopir Taksi di Blok M, Gara-gara Ucapan yang Pancing Emosi
CEO Persebaya Azrul Ananda Temui Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Usai Gowes Surabaya – Jakarta
Polres Jaktim Tanggapi Tudingan Akun Mendos Terkaít Penangkapan Mahasiswa dan Tebusan Rp12 Juta
Indonesia Evakuasi Sebanyak 554 WNI Korban Eksploitasi dari Myanmar, Termasuk yang Berasal dari Jakarta

Berita Terkait

Selasa, 16 Desember 2025 - 18:41 WIB

Arabic Global School Jakarta Meriahkan Hari Bahasa Arab Sedunia

Senin, 4 Agustus 2025 - 14:28 WIB

Penumpang Lion Air Ancam Bawa Bom, Penerbangan JT 308 Tertunda Tiga Jam

Rabu, 9 Juli 2025 - 10:18 WIB

Langit Jakarta Diobok-obok: BNPB Tebar Garam, Banjir Tak Juga Surut

Kamis, 12 Juni 2025 - 10:01 WIB

Disiksa Ayah di Surabaya, Dibuang di Pasar Jakarta: Derita Bocah 7 Tahun Tanpa Dosa Berlanjut

Kamis, 15 Mei 2025 - 13:39 WIB

Tiga Juru Parkir Diringkus Usai Aniaya Sopir Taksi di Blok M, Gara-gara Ucapan yang Pancing Emosi

Berita Terbaru