Area Taman di Jakpus Berubah Fungsi, Tokoh: ‘Kurang Pengawasan dan Penjagaan, Pada Kemana Polsus Tamhut’

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 1 November 2023 - 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HEIJAKARTA.COM – Untuk mengantisipasi berubah fungsi area taman di wilayah Jakarta Pusat (Jakpus). Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakpus akan melakukan pengawasan aset taman di wilayah Jakpus secara ketat melibatkan aparat gabungan.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Menurut data jumlah taman yang tersebar di delapan Kecamatan se Jakpus dari 105 taman, 5 taman ditangani Provinsi DKI Jakarta dan 6 taman Sudin Pertamanan dan Kehutanan (Tamhut) dan sisanya belum ada penjagaan. Padahal Dinas terkait memiliki pengawasan internal dari dinas Tamhut maupun Sudin Tamhut Jakpus.

Usai memimpin rapat tentang taman di wilayah Jakpus, Asisten Pemerintahan (Aspem) Setko Administrasi Jakpus Denny menerangkan, jajarannya segera melakukan pengawasan terpadu di lokasi taman se Jakpus dan Sudin Tamhut diminta melakukan pengawasan di internal tamannya dan memasang papan pengumuman terkait hal-hal yang dilarang di area taman.

Denny mengatakan, kemudian Satpol PP akan melakukan penegakkan Peraturan Daerah (Perda) gangguan Trantibum dengan menggandeng aparat Kepolisian untuk penindakan pidana jika ditemukan kriminalitas dalam pemanfaatan taman oleh masyarakat yang tidak bertanggung jawab.

“Selain itu, para camat dan Lurah diminta untuk memaksimalkan peran RT, RW, LMK, FKDM dan Tokoh masyarakat dalam monitoring di posko yang telah didirikan bersama tiga pilar kelurahan se Jakpus,” tandasnya, Selasa (31/10/2023) kemarin.

Menanggapi pengawasan area taman, Tokoh masyarakat Jakpus, Budi mengatakan, dengan digerakannya pengawasan area taman di wilayah Jakpus tidak lagi berubah fungsi seperti lapak refarasi mobil, lapak pedagang kaki lima, tempat nongkrong gelandangan dan pengemis maupun pengamen dan lain-lain.

“Semestinya dinas terkait memiliki
sistem pengamanan area taman dengan sistem pencahayaan dan menjaga kebersihan taman,” ungkap tokoh ini.

Lanjut dia menambahkan, banyak taman di Jakpus hanya dirawat, tapi tidak semua ada pengawasan dan penjagaan dari dinas Tamhut. “Padahal mereka ada Polsus taman pada kemana aja selama ini,” tegasnya. (ir). ***

Penulis : ir

Editor : Irvan siagian

Berita Terkait

Oknum Ketua RT Ditangkap Polisi, Diduga Lakukan Pencabulan dan Pelecehan Seksual di Kawasan Kemayoran
Minta Wanita Lakukan Perbuatan Asusila ke Anaknya Sendiri, Begini Keterangan Pemilik Akun FB Icha Shakila
BNSP Tekankan Pentingnya Skema Futuristik dan Sertifikasi Kompetensi di Sosialisasi 2024
Long Weekend, Mulai Besok Polisi Akan Gelar Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Puncak, Bogor
Polisi Tangkap Pelakunya di Kawasan Bogor, Aksi Begal HP Siswi SMP Terjadi di Depok
PROPAMI dan LSP Pasar Modal Sambut Idul Fitri dengan Pertemuan Hangat di BNSP
1 Mobil Masuk Lubang dan 2 Korban Luka Ringan Ditangani RS Sukabumi dalam Insiden Longsor di Tol Bocimi
Pembentukan Dewan Kawasan Aglomerasi Bukan untuk Ambil Alih Kewenangan Pemerintahan Daerah
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 21:59 WIB

Mabiran dan Pengurus Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Senen Resmi Dilantik, Pramuka Ditunggu Gerakan Baru

Jumat, 7 Juni 2024 - 00:30 WIB

Rubahlah Mindset, Mantan Tim Pansel Blak-blakan Sebut Dekot Bukan Raja atau Anggota Dewan

Senin, 3 Juni 2024 - 16:10 WIB

Disebut Layak Duduki Kursi Dekot Lagi, Kyai Yusuf Aman: Incumben Sanusi Lanjutkan 2 Periode Karena Sudah Teruji

Minggu, 2 Juni 2024 - 22:17 WIB

Dua Periode Untuk Bang Uci, Lembaga Masyarakat Paseban, Lanjutkan Salam Dua Jari

Kamis, 30 Mei 2024 - 23:10 WIB

4 Tahun Nggak Ada Listrik dan Air, Rumah Tidak Layak Huni di Gang Sempit Disulap Jadi Layak Huni

Sabtu, 25 Mei 2024 - 15:49 WIB

Lima Calon Bertarung Pildekot Kelurahan Paseban, Incumben Sanusi Menang Dengan Angka Telak

Sabtu, 18 Mei 2024 - 23:30 WIB

Bismillah Om Delman Maju Lagi: Saya Mengabdi Untuk Wilayah Karena Mendapat Suport dan Dukungan

Sabtu, 18 Mei 2024 - 01:28 WIB

Suksesnya IAS Party 2024: Kolaborasi Harmonis Siswa, Guru, dan Orangtua

Berita Terbaru