Penumpang Lion Air Ancam Bawa Bom, Penerbangan JT 308 Tertunda Tiga Jam

Ancaman bom dari penumpang H (41) bikin geger Bandara Soetta, memaksa pilot batalkan lepas landas dan evakuasi 181 penumpang Lion Air rute Jakarta–Kualanamu.

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 4 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penumpang Lion Air diduga buat ancaman bom saat pesawat hendak lepas landas. (Facebook.com @Lion Air Group)

Penumpang Lion Air diduga buat ancaman bom saat pesawat hendak lepas landas. (Facebook.com @Lion Air Group)

SEORANG penumpang Lion Air JT 308 dengan inisial H (41) tengah diperiksa intensif oleh pihak kepolisian.

Ia diduga membuat ancaman membawa bom di dalam pesawat saat pesawat tengah bersiap lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta.

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Ronald Sipayung, menyatakan pemeriksaan dilakukan bersama penyidik gabungan dari Polresta Soetta dan PPNS Kementerian Perhubungan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penumpang H langsung diamankan dan dibawa ke ruang OIC usai dilaporkan membuat pernyataan adanya bom,” ujar Ronald, Senin (4/8/2025).

Ancaman tersebut menyebabkan penerbangan Lion Air JT 308 rute Jakarta-Kualanamu tertunda selama lebih dari tiga jam.

Insiden Terjadi Saat Pesawat Menuju Landasan

Kejadian bermula pada Sabtu (2/8/2025) sekitar pukul 18.35 WIB saat pesawat melakukan taxi menuju landasan pacu.

Awak kabin melaporkan kepada pilot bahwa ada penumpang yang menyebut membawa bom di dalam pesawat.

Merespons laporan itu, pilot langsung mengambil keputusan untuk kembali ke apron Terminal 1A.

Seluruh penumpang dievakuasi ke ruang tunggu demi memastikan keselamatan penerbangan.

“Langkah pilot sesuai prosedur, dan prioritas utama adalah keselamatan seluruh penumpang,” tegas Ronald.

Pemeriksaan Diperkuat Penyidik Gabungan

Terduga pelaku, H, saat ini masih dalam pemeriksaan intensif di Polresta Bandara Soetta.

Ronald menjelaskan bahwa keterlibatan PPNS dari Kementerian Perhubungan penting untuk aspek hukum penerbangan.

Penyidikan juga melibatkan otoritas bandara guna memperkuat aspek teknis dan regulasi transportasi udara.

Pemeriksaan tersebut akan menentukan apakah pernyataan H tergolong candaan atau ancaman serius.

“Penyidik mendalami motif dan konteks pernyataan H, serta dampaknya terhadap operasional penerbangan,” ujarnya.

Dapat Terancam Hukuman Maksimal Delapan Tahun Penjara

Ancaman bom di pesawat merupakan pelanggaran serius menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan.

Dalam Pasal 437, disebutkan candaan atau informasi palsu tentang bom dapat dipidana satu tahun penjara.

Namun jika menimbulkan gangguan operasional seperti penundaan atau pengalihan penerbangan, ancaman hukuman bisa diperberat menjadi delapan tahun.

“Pernyataan seperti itu tak bisa dianggap sepele karena berpotensi mengganggu sistem penerbangan nasional,” kata Ronald.

Penggantian Pesawat dan Penerbangan Dilanjutkan Malam Hari

Setelah evakuasi penumpang, maskapai Lion Air mengganti armada dari Boeing 737-900 MAX PK-LRG ke Boeing 737-900ER PK-LSW.

Sebanyak 181 penumpang yang sempat tertahan akhirnya diterbangkan ke Kualanamu pada pukul 21.55 WIB.

Lion Air memastikan seluruh prosedur keamanan telah dijalankan sesuai standar keselamatan penerbangan sipil.

Pihak maskapai juga bekerja sama dengan otoritas bandara dan aparat hukum untuk meminimalkan risiko lanjutan.

“Koordinasi dengan pihak keamanan terus dilakukan untuk menjaga kepercayaan publik terhadap keselamatan penerbangan,” tutup Ronald.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Arahbisnis.com dan Belanjaoke.com.

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Delapannews.com dan Apakabarindonesia.com.

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Heijakarta.com dan Hallopapua.com.

Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

Berita Terkait

Tamsil Linrung: Seorang Sahabat, Orang Tua, dan Guru
Arabic Global School Jakarta Meriahkan Hari Bahasa Arab Sedunia
Langit Jakarta Diobok-obok: BNPB Tebar Garam, Banjir Tak Juga Surut
Disiksa Ayah di Surabaya, Dibuang di Pasar Jakarta: Derita Bocah 7 Tahun Tanpa Dosa Berlanjut
Tiga Juru Parkir Diringkus Usai Aniaya Sopir Taksi di Blok M, Gara-gara Ucapan yang Pancing Emosi
CEO Persebaya Azrul Ananda Temui Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Usai Gowes Surabaya – Jakarta
Polres Jaktim Tanggapi Tudingan Akun Mendos Terkaít Penangkapan Mahasiswa dan Tebusan Rp12 Juta
Indonesia Evakuasi Sebanyak 554 WNI Korban Eksploitasi dari Myanmar, Termasuk yang Berasal dari Jakarta

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 12:40 WIB

Tamsil Linrung: Seorang Sahabat, Orang Tua, dan Guru

Selasa, 16 Desember 2025 - 18:41 WIB

Arabic Global School Jakarta Meriahkan Hari Bahasa Arab Sedunia

Senin, 4 Agustus 2025 - 14:28 WIB

Penumpang Lion Air Ancam Bawa Bom, Penerbangan JT 308 Tertunda Tiga Jam

Rabu, 9 Juli 2025 - 10:18 WIB

Langit Jakarta Diobok-obok: BNPB Tebar Garam, Banjir Tak Juga Surut

Kamis, 12 Juni 2025 - 10:01 WIB

Disiksa Ayah di Surabaya, Dibuang di Pasar Jakarta: Derita Bocah 7 Tahun Tanpa Dosa Berlanjut

Berita Terbaru